Langkau ke kandungan utama

Bapa sakit#masa

بسم الله الرحمن الرحيم
Assalamualaikum w.b.t.

Semakin berat kaki terasa melangkah. Mencari apa mungkin esok masih ada sinar? Apa mungkin masih bisa mengukir kenangan bersama?

Sebenarnya, siapa pun akan pergi saat panggilanNya menyapa, cumanya hati manusia, apabila di uji begini baru mengerti. Menghitung, berapa banyak lagi masa tersisa untuk gemilang dunia dan akhirat.

Hari ini, suaranya sudah lemah. Tangis kita bersambut. 'Pak, tabahlah'. Aku, berat hati, sayu hati... saat harus gagahkan diri di pendengarannya juga tidak mampu! Hati kata jangan menangis, tapi air mata tetap mengalir. Harus bagaimana lagi...

Masa yang diberikan kami bersama belum separuh pun dipenuhi kisah duka ini, aku sudah bertanya, 'sampai bila harus begini?' Masa ini saat jauh daripadanya aku bertanya 'kenapa saat ini?'. Masa aku perlu di sisinya berkongsi sakit secara zahirnya, setidak-tidaknya ada aku di situ, anak tunggalnya.

Mak nasihat analoginya, seorang rakan mereka kembali ke pangkuan Ilahi kelmarin pukul sebelas pagi, tanpa anak tunggalnya di sisi, al-Fatihah. Dia,si anak sedang bertugas mencurahkan ilmu yang jaraknya tidak sampai satu jam perjalanan dari rumah, si ayah pergi buat selamanya. Jadi, jarak itu bukan penjamin ada atau tiadanya kita di sisi saat perpisahan. Aku, Ela (kata mak),di sini, fokuskan belajar.

Ya, jangan jadikan alasan, fikiran tidak fokus teringatkan bapa yang sakit di rumah. Alasan tu tidak membuahkan hasil, banding fokus belajar, pahala milik kita. Amin.

Kataku, berjaya dalam kekurangan itu ni'mat, tanda kita syukur.

Kataku lagi, apabila kita sedar masa bukan milik kita, yang tertera di depan mata cuma yang perlu dikejari. 

Ulasan

Catatan popular daripada blog ini

Rindu karya Tere Liye

Assalamu'alaikum w.b.t. Seperti entri yang sebelumnya, kalo soal buku, aku tidak bertujuan menceritakan sinopsis. Ia lebih kepada elemen-elemen yang berkaitan dengan opini (bukan kritik) atau kadang bersifat personal, yang terkait dengan hidupku. hahahahaha. Apa-apa la. Melewati usia dua puluh-an aku tidak pernah beli novel berbahasa Melayu. Ini merupakan buku fiction pertama yang ku beli karya dari seberang. Saat ku lihat judul novel ini, Rindu, aku seperti terpanggil untuk mengetahui sinopsisnya. Ternyata latar yang diambil adalah Makassar! Itu merupakan sebab perdana aku beli buku ini. hahahahaha.  Selepas buku Hamka, Tenggelamnya kapal van der wijck, seingat aku tiada buku berlatarbelakangkan Makassar yang ku baca. Keterujaannya itu lain sekali. Dan semuanya terkait perihal "laut" & "kapal". Meski jurai keturunanku merupakan Bugis "daratan" yang tinggal di gunung, aku selalu menyanjung mereka yang tinggalnya di laut. Keberanian mere...

Lirik Lagu:::Say Alhamdulillah

Lirik Lagu “Say Alhamdulillah” oleh Irwan Hisham.Merupakan lagu baru... mohon dihalalkan post saya ini.JazakALLAH hu khairan... Setiap manusia akan di uji   Sabarlah menghadapi Dugaan yang datang dan juga pergi   tanda kasih suci Perjalanan ini penuh duri Sabarlah menghadapi Seringkali   jatuh jangan   henti Tabah mengharungi Bila kau resah remember ALLAH Bila kau sedih   remember ALLAH Bila kau diuji   say Alhamdulillah Mogakan diredhai...(3x) Song Title: Say Alhamdulillah(Original)(Malay version) Singer : Irwan Hisham (B V by Varianz & Endy Ashari) Song/lyric:Irwan Hisham Music Arranger:Jamizal Fan Page: Irwan Hisham (at Facebook) Sekali lagi saya mohon dihalalkn..^^ ni link youtube  http://www.youtube.com/watch?v=I_oQxkxdjtI&feature=share

Lirik Lagu:::Permata yang dicari

Assalamualaikum w.b.t.  Salam Maal Hijrah.Azam baru? Rasanya terdapat dalam kalangan anda,mungkin berkongsi azam dengan saya. Permata yang dicari ,saya tersenyum sendiri mendengar lagu ini.Baitnya penuh dengan makna.Rasanya tak perlu dihuraikan,sesiapa sahaja yang mendengarnya pasti dapat 'menangkap' maksud yang disampaikan.Bukan sahaja melodi yang sesuai,malah lagu ini juga mempunyai pakej tersendiri,iaitu bait-bait 'doa' . Hadirnya tanpa kusedari Menggamit kasih cinta bersemi Hadir cinta insan padaku ini Anugerah kurniaan Ilahi Lembut tutur bicaranya Menarik hatiku untuk mendekatinya Kesopanannya memikat di hati Mendamaikan jiwaku yang resah ini Ya Allah Jika dia benar untukku Dekatkanlah hatinya dengan hatiku Jika dia bukan milikku Damaikanlah hatiku Dengan ketentuan-Mu Dialah permata yang dicari Selama ini baru kutemui Tapi ku tak pasti rencana Ilahi Apakah dia kan kumiliki Tidak sekali dinodai nafsu Akan kubatasi dengan syariat-Mu Jika dirin...