Jumaat, 22 Jun 2012

Gembira

بسم الله الرحمن المحيم
Assalamualaikum w.b.t...

Lama tidak berbicara di sini, sebetulnya acapkali saya menaip tapi hanya tinggal nota-nota yang tersimpan. Terlalu banyak yang ingin dikisahkan tetapi akal sering menghalang daripada terus memaparkan kata-kata yang mungkin tidak bisa dikongsi dengan yang lain atau mungkin juga hemat saya tidak bermanfaat pada kalian.

Berada dalam situasi yang gembira tetapi tidak dapat disuarakan pada yang lain. Itulah situasi saya semenjak akhir-akhir ini. Tipu andai tidak terselit seribu kebahagiaan tapi ada rasa tawar yang terselit dihujung tawa. Andai dikhabarkan, lumrah saya juga manusia, tapi setelah diluahkan rasa janggal. Terus saya putuskan untuk berdiam, takut andai kebahagiaan yang dirasa bakal bertukar penyesalan. 

Pernah dengar kata ini? Kita merasa 'cemburu' andai kawan kita skor lebih daripada kita,tapi andai kawan skor lebih rendah, ada rasa 'kasihan' dan 'serba salah' yang menerpa. Mungkin kita sedar, dia lebih berusaha atau mungkin sama-sama berusaha,jumlah yang sama. Disitu kita sedar bahawa sesungguhnya semuanya terletak dalam ketentuanNya, apa yang kita perlukan adalah berusaha dan tawakal. Bersyukurlah, Dia bagi kita peluang yang 'indah' dan masih memberi ruang untuk kita 'memperindahkannya' lagi. Alhamdulillah.

Tapi ada sesuatu yang masih merunsingkan saya. Sepertinya saya berhutang 'doa' pada seseorang atau beberapa orang. Ya, berapa kerapkah saya 'mendoakan' kejayaan teman-teman saya? Sedangkan mereka berdoa untuk saya mungkin infiniti....Mungkin, dalam perkiraan saya, saya sudah kerap mendoakan mereka tapi mungkin...mungkin doa mereka lagi afdhal...

Berada di daerah ini, suatu ketika dahulu teramat asing buat saya. ALLAH hadirkan seorang teman. Dialah keluarga, dialah teman, dialah guru. Seandainya jalan di hadapan saya lalui tanpanya, di mana hendak saya cari cahaya? Sedang cahaya saya semalam masih setia di jalan yang sama? Ya, ALLAH beri dia kekuatan, beri dia kesabaran, semoga dia dalam kalangan hambaMu yang beriman. Sesungguhnya, tiap apa yang terjadi pasti ada hikmahnya.

(terima kasih pada semua, yang mengajar, yang mendoakan, yang menasihati..hanya ALLAH yang dapat membalasnya. Maaf mungkin tidak saya suarakan secara langsung pada kalian, biarlah, biarlah kata ini langsung padaNya, kerana anda dan saya milikNya, DIA Maha Mengetahui, hadiah terbaik buat hambaNya.)

Tiada ulasan:

Catat Ulasan