Langkau ke kandungan utama

Surat buat akasia

Kerna kita kenalan lama, maka aku berusaha menulis buatmu. Walaupun kita tidak pernah rapat dan aku tidak biasa.

Masa kecik dahulu, aku dan adikku, Ilmi memanggilmu hutan. Tiada yang pamit, tiada yang peduli. Kau mungkin lebih tinggi dari tubuh kecil kami tapi kami berhenti mendongak.

Ketika aku memerlukan Ilmi, aku berdiri di depanmu. Menatap kau yang tinggi ke langit, membayang hari esok yang belum pasti. Mengukur impian dan harapan.

Tanpa aku sedar, sejauh mana pun aku melangkah, tidak mungkin ku samai puncakmu. Dan menangislah aku sendirian kerna lelah dan juga kecewa.

Tapi, apa yang lebih menyedihkan adalah setiap kali aku menghadapmu bersama impianku, aku berasa kerdil. Padahal dahulu, sewaktu kecil, kau itu umpama pulau bagi aku. Kelihatan namun jauh.

Aku fikir, mungkin kerna aku selalu hadir dan membanding hidupmu dengan hidupku, maka aku terpengaruh dengan ideologimu. Kenapa kau curi hidupku?

Pergilah kau bersama kekesalanku. Pergi membawa kenangan seorang anak kecil yang tumbuh menyemai angan untuk mencapai langit sepertimu. Pergi membawa suara hiba yang cemburukan sepohon akasia.

Setelah semua itu, berdiri aku membayangkan kau dihadapanku dan aku menggamit tangan Ilmi pergi. Aku tidak peduli setinggi apa pun kau, aku cuma mahu seorang Ilmi.

(Julai, 2017- pohon akasia itu ditumbang)

Ulasan

Catatan popular daripada blog ini

Rindu karya Tere Liye

Assalamu'alaikum w.b.t. Seperti entri yang sebelumnya, kalo soal buku, aku tidak bertujuan menceritakan sinopsis. Ia lebih kepada elemen-elemen yang berkaitan dengan opini (bukan kritik) atau kadang bersifat personal, yang terkait dengan hidupku. hahahahaha. Apa-apa la. Melewati usia dua puluh-an aku tidak pernah beli novel berbahasa Melayu. Ini merupakan buku fiction pertama yang ku beli karya dari seberang. Saat ku lihat judul novel ini, Rindu, aku seperti terpanggil untuk mengetahui sinopsisnya. Ternyata latar yang diambil adalah Makassar! Itu merupakan sebab perdana aku beli buku ini. hahahahaha.  Selepas buku Hamka, Tenggelamnya kapal van der wijck, seingat aku tiada buku berlatarbelakangkan Makassar yang ku baca. Keterujaannya itu lain sekali. Dan semuanya terkait perihal "laut" & "kapal". Meski jurai keturunanku merupakan Bugis "daratan" yang tinggal di gunung, aku selalu menyanjung mereka yang tinggalnya di laut. Keberanian mere...

Lirik Lagu:::Say Alhamdulillah

Lirik Lagu “Say Alhamdulillah” oleh Irwan Hisham.Merupakan lagu baru... mohon dihalalkan post saya ini.JazakALLAH hu khairan... Setiap manusia akan di uji   Sabarlah menghadapi Dugaan yang datang dan juga pergi   tanda kasih suci Perjalanan ini penuh duri Sabarlah menghadapi Seringkali   jatuh jangan   henti Tabah mengharungi Bila kau resah remember ALLAH Bila kau sedih   remember ALLAH Bila kau diuji   say Alhamdulillah Mogakan diredhai...(3x) Song Title: Say Alhamdulillah(Original)(Malay version) Singer : Irwan Hisham (B V by Varianz & Endy Ashari) Song/lyric:Irwan Hisham Music Arranger:Jamizal Fan Page: Irwan Hisham (at Facebook) Sekali lagi saya mohon dihalalkn..^^ ni link youtube  http://www.youtube.com/watch?v=I_oQxkxdjtI&feature=share

Lirik Lagu:::Permata yang dicari

Assalamualaikum w.b.t.  Salam Maal Hijrah.Azam baru? Rasanya terdapat dalam kalangan anda,mungkin berkongsi azam dengan saya. Permata yang dicari ,saya tersenyum sendiri mendengar lagu ini.Baitnya penuh dengan makna.Rasanya tak perlu dihuraikan,sesiapa sahaja yang mendengarnya pasti dapat 'menangkap' maksud yang disampaikan.Bukan sahaja melodi yang sesuai,malah lagu ini juga mempunyai pakej tersendiri,iaitu bait-bait 'doa' . Hadirnya tanpa kusedari Menggamit kasih cinta bersemi Hadir cinta insan padaku ini Anugerah kurniaan Ilahi Lembut tutur bicaranya Menarik hatiku untuk mendekatinya Kesopanannya memikat di hati Mendamaikan jiwaku yang resah ini Ya Allah Jika dia benar untukku Dekatkanlah hatinya dengan hatiku Jika dia bukan milikku Damaikanlah hatiku Dengan ketentuan-Mu Dialah permata yang dicari Selama ini baru kutemui Tapi ku tak pasti rencana Ilahi Apakah dia kan kumiliki Tidak sekali dinodai nafsu Akan kubatasi dengan syariat-Mu Jika dirin...